Sebagian besar orang menganggap asam urat sebagai penyakit yang amat menyebalkan. Pasalnya, meski skalanya ringan dan bukan termasuk ke dalam penyakit berbahaya, tapi rasa nyeri pada bagian tubuh bisa mengganggu aktivitas harian. Apalagi bila dibiarkan, kadar asam urat yang terlampau tinggi dalam darah pada akhirnya bisa membentuk radang pada sendi (gout artithis). Secara lebih lanjut, gout akan mengikis persendian, bahkan menyebabkan cacat, hingga mengakibatkan komplikasi lain seperti darah tinggi, stroke, jantung, bahkan ginjal.

Sebenarnya, asam urat bisa dikendalikan dengan pengaturan pola makan. Adapun caranya, adalah dengan menghindari konsumsi jenis makanan yang tinggi akan  kandungan zat purin. Batasi konsumsi daging merah, jeroan, makanan laut, minuman keras, dan lain sebagainya. Nah, sebagai penggantinya, berikut tujuh makanan yang dianjurkan bagi penderita asam urat. 

  1. Sayuran yang Tidak Berwarna Hijau

Tidak semua sayuran baik dikonsumsi penderita asam urat. Hindari beberapa jenis sayuran tertentu—sebagian besar berwarna hijau—seperti: bayam, asparagus, melinjo, kembang kol, kacang polong, dan lain sebagainya. Sebaliknya, Anda bisa mengganti jenis sayuran dengan seledri, wortel, kale, sawi, tomat, kubis, dsb. 

  1. Makanan Tinggi Serat dan Kaya Antioksidan

Serat, telah lama terbukti mampu menyerap asam urat dalam aliran darah, lalu mengeluarkannya melalui ginjal. Sementara itu, selain menurunkan kadar asam urat, antioksidan juga berfungsi sebagai vitamin pencegah radikal bebas untuk menyerang organ dan jaringan sel. Ganti asupan makanan tidak sehat Anda dengan mengonsumsi serat dan makanan antioksidan secara cukup. Anda bisa mendapatkan keduanya dari konsumsi sayuran (tomat, paprika merah, brokoli, dsb), dan buah-buahan (ceri, blueberry, pisang, apel, jeruk nipis, alpukat, stroberi, dsb).

  1. Air Putih

Minum air putih setidaknya dua liter per hari untuk meluruhkan kadar asam urat. Bagaimanapun, air adalah media yang akan membantu ginjal dalam membuang kotoran dari dalam tubuh.

  1. Karbohidrat Kompleks

Ketimbang mengonsumsi makanan karbohidrat olahan seperti roti, kue, atau bahkan permen, Anda bisa mengganti konsumsi harian dengan lebih banyak mengonsumsi buah-buahan, biji-bijian utuh, serta sayuran.

Sejumlah penelitian membuktikan, makanan yang kaya karbohidrat kompleks akan membuat Anda kenyang lebih lama. Dalam jangka panjang, hal ini akan mencegah Anda makan terlalu banyak, demi menjaga berat badan yang sehat dan ideal.

  1. Susu dan Yoghurt Rendah Lemak

Seluruh jenis produk olahan susu rendah lemak diyakini mampu mengatasi kadar asam urat sekaligus mengurangi kolesterol. bukan hanya kaya protein, susu dan yoghurt rendah lemak ini juga terbukti mengandung kadar purin yang rendah.

  1. Minyak Zaitun

Anda bisa menggunakan minyak zaitun sebagai pengganti mentega atau justru minyak goreng. Bagaimanapun, bila tak cermat, penggunaan minyak goreng (apalagi dalam beberapa kali pemakaian) akan menghancurkan vitamin E—yang diperlukan tubuh untuk mengontrol kadar asam urat.

  1. Teh Hijau

Minum setidaknya dua cangkir teh hijau per hari untuk mengurangi kadar asam urat dan kolesterol tinggi. Bukan hanya mengandung antioksidan yang tinggi, teh hijau juga terbukti mampu mengurangi lemak tak sehat, sekaligus membantu tubuh mengeluarkan kotoran yang berpotensi memicu kadar asam urat tinggi.

Itulah tujuh makanan yang dianjurkan bagi penderita asam urat. Selamat mencoba! (ADS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here