Penggunaan obat herbal dikenal juga sebagai herbalism, atau phytotherapy. Istilah tersebut merujuk kepada penggunaan bagian-bagian tanaman seperti biji, buah, akar, daun, dan bunga untuk kepentingan medis.  Dengan mulai meningkatnya kesadaran akan kesehatan saat ini, penggunaan bahan herbal sebagai obat alternatif mulai populerdi seluruh dunia. 

Perbandingan Obat Herbal dan Obat Konvensional

Penggunaan obat herbal terkadang dinilai lebih baik daripada obat-obatan konvensional yang terbuat dari bahan kimia. Berikut ini adalah beberapa alasan mengapa obat herbal dikatakan lebih baik, di antaranya:

  1. Murah dan Mudah Didapat

Harga bahan dan obat herbal cenderung lebih murah dan mudah didapat. Anda bisa menanam tanaman obat ini di rumah, atau membelinya di apotek maupun toko makanan sehat.

  1. Efektivitas yang Baik

Meskipun mungkin obat herbal tidak memiliki efek sekuat atau secepat obat konvensional, tetapi  cukup banyak bukti ilmiah yang menunjukan efektivitas obat herbalyang lebih baik dari obat konvensional dalam dosis tertentu.

  1. Minimal Efek Samping

Obat herbal dikatakan memiliki kemungkinan efek samping yang lebih rendah ketimbang obat konvensional. Namun, tetap harus diperhatikan penggunaannya. Hindari obat herbal yang dapat membuat Anda alergi, dan jangan gunakan obat herbal dan konvensional secara bersamaan, karena berisiko menimbulkan reaksi dan efek negatif pada tubuh.

  1. Beragam Cara Penggunaan

Obat herbaldapat digunakan dengan berbagai cara, tergantung jenis obat yang akan digunakan. Sebagian obat herbal dapat dicampurkan bersama makanan, dibuat sebagai minuman, krim, atau tersedia dalam bentuk kapsul dan tablet siap konsumsi.

  1. Cocok untuk Lebih dari Satu Kondisi

Kebanyakan obat konvensional hanya dibuat untuk satu jenis penyakit spesifik saja. Berbeda dengan obat herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi beberapa masalah kesehatan. Contohnya seperti penggunaan ginkgo biloba yang bagus untuk mengatasi masalah sirkulasi darah, tetapi juga bisa membantu menambah daya ingat.

Manfaat Obat Herbal untuk Kesehatan

Selain kelebihan yang telah disebutkan di atas. Obat-obatan herbal dipercaya efektif mengatasi berbagai masalah kesehatan, contohnya seperti:

  1. Masalah Kardiovaskular

Ada beragam obat herbal yang dapat digunakan untuk mengatasi masalah kardiovaskular. Tanaman seperti bawang putih dikatakan berfungsi menurunkan tekanan darah dan tingkat kolesterol untuk mencegah gangguan kardiovaskular.

  1. Masalah Pencernaan

Masalah pencernaan seperti diare, konstipasi, dan lainnya, dapat diatasi dengan obat herbal yang terbuat dari tumbuhan seperti jahe, lada, rosemary, dan masih banyak lagi. 

  1. Masalah Pernapasan

Terdapat bermacam varietas tanaman obat yang bisa digunakan untuk mengatasi masalah pernapasan. Contohnya seperti ginkgo yang dapat membantu mengatasi asma, dandelion untuk bronkitis, eucalyptus untuk pilek,dan masih banyak lagi.

  1. Masalah Kulit

Beberapa tanaman herbal seperti rempah, lidah buaya, basil, mint, dan lain-lain, dapat dimanfaatkan sebagai krim dan salep untuk mengatasi masalah kulit seperti jerawat, luka bakar, ruam, dan lain sebagainya.

  1. Kanker

Beberapa tanaman diketahui memiliki kemampuan mencegah dan memperlambat pertumbuhan sel kanker. Dandelion dan bawang putih adalah contoh tanaman yang diketahui dapat membantu mengurangi risiko kanker.

Obat herbal dengan ratusan manfaatnya dapat menjadi pilihan alternatif yang baik untuk bermacam-macam masalah kesehatan.  Namun bagaimanapun, penggunaannya harus tetap diperhatikan, khususnya ketika digunakan bersama obat konvensional. Jika Anda ingin menggunakan obat herbal untuk berbagai keperluan medis,sebaiknya Anda mengonsultasikannya terlebih dahulu kepada dokter atau herbalis Anda. (ADS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here