Review Film Spotlight – Satu lagi film yang diangkat berdasarkan kisah nyata. Spotlight merupakan sebuah film yang mengangkat kisah para wartawan di harian The Boston Globe pada tahun 2001. Spotlight diambil dari nama tim wartawan investigasi, pada media massa tertua di Amerika tersebut.

Cerita berawal dari kehadiran Marty Baron (Liev Schreiber), pemimpin redaksi baru di The Boston Globe, yang ingin mengungkap kasus pelecehan seksual yang terjadi pada 80 anak laki-laki di Boston. Pelecehan tersebut diduga dilakukan oleh pastor di gereja katolik, John Geoghan. Usulan ini menjadi sebuah tantangan yang membuat tim Spotlight merasa bersemangat. Upaya penyelidikan menjadi rumit karena pihak gereja katolik menutup-nutupi kasus ini dari publik. Pengadilan pun memutuskan untuk menutup kasus ini dan membiarkannya menguap begitu saja.

Namun, kendala tersebut tidak membuat Michael Rezendes (Mark Ruffalo), Sacha Pfeiffer (Rachel McAdams), dan anggota tim Spotlight lainnya menyerah. Di bawah pimpinan editor Walter Robinson (Michael Keaton), mereka dengan giat mencari saksi atas kasus pelecehan yang telah terjadi. Semua anggota tim Spotlight menunjukkan integritasnya sebagai jurnalis. Hingga kemudian, satu demi satu bukti berhasil mereka dapatkan. Apakah segala upaya mereka berhasil mengungkap kasus sensitif tersebut?

Film ini dinominasikan sebagai film terbaik dalam ajang bergengsi Academy Awards, yang akan digelar pada 28 Februari mendatang. Film berdurasi 128 menit ini, akan membawa penonton menghadapi situasi yang mendebarkan saat para jurnalis mencari berbagai bukti. Anda juga akan tahu bagaimana pendekatan yang dilakukan agar para saksi korban pelecehan mau memberikan keterangan. Tidak mudah memang mengungkap kasus yang telah terkubur selama puluhan tahun.

Film bergaya investigasi ini sangat berhasil mengadaptasi kejadian nyata yang terjadi. Mark Ruffalo dan Rachel McAdams bahkan termasuk juga dalam jajaran nominasi Piala Oscar. Meski durasi film cukup panjang, penonton dijamin tidak akan merasa bosan mengikuti perjalanan cerita film ini. Film ini juga dinilai cukup berani karena menyinggung beberapa lembaga di Boston yang memanfaatkan kekuasaannya untuk berbuat tidak adil.

Berbagai penilaian positif dari para kritikus film juga semakin menguatkan alasan agar penonton tidak melewatkan film ini. Anda sebaiknya segera menonton film ini di bioskop-bioskop kesayangan Anda, sebelum film ini turun layar dan digantikan oleh film lainnya.