Melanjutkan kesuksesan pada film pertamanya, sekuel Filosofi Kopi dipastikan akan segera dibuat. Film yang dibintangi oleh Rio Dewanto dan Chicco Jericho ini, rencananya akan diproduksi pada pertengahan tahun ini. Sementara tanggal rilisnya ditargetkan bisa tercapai di akhir tahun 2016.Untuk membuat film ini menjadi sebuah tontonan yang lebih menarik, Visinema Pictures, rumah produksi yang memproduksi Filosofi Kopi, akan melibatkan penonton dalam produksinya kali ini.

Pada produksi Filosofi Kopi yang pertama, penonton dilibatkan untuk memilih tampilan visual para pemainnya. Pakaian, aksesoris, hingga kendaraan yang akan digunakan pemain, dipilih oleh penonton. Untuk sekuel Filosifi Kopi kali ini, Visinema Pictures masih melakukan hal yang sama, tetapi untuk skala yang lebih besar. Para penggemar Filosofi Kopi diminta untuk mengirimkan ide cerita kelanjutan film yang diadaptasi dari cerita pendek Dewi Lestari ini.

Dari seluruh ide cerita yang masuk, kelak akan dipilih dua cerita yang paling menarik. Selanjutnya, cerita akan dikembangkan oleh Angga Dwimas Sasongko, selaku sutradara, dan Anggia Kharisma serta Dewi Lestari, selaku produser. Mungkin, Filosofi Kopi akan menjadi film interaktif pertama di Indonesia. Hal ini tentu saja akan menambah keseruan proses produksi Filosofi Kopi.

Bagi Anda yang berminat untuk mengikuti sayembara penulisan cerita ini, Anda dapat mengakses www.filosofikopi.id mulai tanggal 20 Februari kemarin hingga 20 Mei 2016 mendatang. Selain akan digarap ke dalam sekuel Filosofi Kopi, pemenang cerita terpilih juga akan mendapatkan sejumlah hadiah menarik. Hadiah-hadiah tersebut di antaranya adalah uang tunai sejumlah 10 juta rupiah, workshop penulisan naskah bersama Plot Point, dan berhak untuk mengikuti proses reading bersama para pemain.

Sayembara penulisan ide cerita ini bukan hanya bertujuan untuk menambah keseruan proses produksi. Lebih jauh dari itu, sayembara ini bertujuan untuk menemukan talenta-talenta baru di bidang penulisan naskah film. Dengan begitu, regenerasi penulis naskah akan terus berjalan dan Indonesia tidak akan kehabisan film dengan cerita yang menarik, sekaligus mendidik.