sebagai salah satu publisher gamer ternama, Valve terus mengembangkan kedigdayaannya dalam konsep bermain game online, siapa yang tidak tahu dengan game Counter Strike, game yang sudah lama menjadi hits dikalangan gamer yang saat ini pun masih sangat banyak peminatnya dan terus mendapatkan  pembaharuan dari Valve, mulai dari CS Condition Zero sampai versi CS Global Offensive saat ini, seperti halnya CS game yang sebelumnya hanya hadir di kalangan komunitas World of Warcraft (WoW) yakni DotA , total pemain Dota 2 berhasil mengalahkan jumlah pemain Warcraft sendiri, sedikit flashback sejatinya DotA merupakan game multiplayer yang diambil dari karakter World of Warcraft yang  sebelumnya dikembangkan oleh Blizzard sendiri dan iCeFrog sebagai salam satu pengembang Map DotA,saat ini versi DotA 2 telah resmi dimiliki oleh Valve dengan kualitas gambar yang lebih hidup.

dalam blog resmi Dota 2 angka dari seluruh jumlah unik pemain game ini terlihat pada bulan april lalu yang mencapai 7.86 juta dan mengalahkan jumlah pemain World of Warcraft yang mempunyai angka pemain 7.8 juta dalam angka laporan pada bulan februari lalu, jumlah tersebut tentunya sangat fantastis mengingat DotA 2 merupakan game yang belum lama dikembangkan dan diakuisisi oleh Valve dapat menyaingi jumlah pemain World of Warcraft, Di Indonesia game DotA sangat familiar dan tidak sedikit pemain Indonesia yang ikut berkompetisi di tingkat Internasional namun jumlahnya tidak sebesar negara-negara maju lainnya.

peningkatan jumlah pemain DotA 2 juga tak lepas dari soal lisensi game tersebut,DotA 2 secara gratis dapat dimainkan dan kamu dapat bertemu lawan main kamu diseluruh dunia tanpa dikenai biaya apapun, kamu hanya perlu koneksi internet yang stabil lain halnya dengan World of Warcraft, semua pemain diwajibkan membayar sebesar $15 dolar setiap bulannya untuk mengakses game tersebut dan bermain secara online dengan semua gamer diseluruh dunia, angka tersebut diprediksi akan terus bertambah seiring dengan lisensi yang gratis,pengembangan dan perbaikan yang terus dilakukan, Gabe Newell selaku CEO Valve juga tengah mengembangkan SteamOS dibawah lisensi linux yang telah dirilis beta ke publik dan juga bersama konsol yang di kembangkan oleh Valve.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here